Articles by "WISATA ALAM"
Tampilkan postingan dengan label WISATA ALAM. Tampilkan semua postingan
no image
A Blog about Travelling
Keadaan medan Gunung Penanggungan tidak berbeda dengan gunung-gunung lain : datar, landai, miring, berbukit dan berjurang. Di kaki gunung, keadaan medannya landai sampai sejauh 2 km. Naik ke atas kemiringannya berkisar 30 - 40 derajat. Di bagian perut gunung agak curam, berkisar 40 -50 derajat sepanjang 1 km. Sampai di dada gunung, banyak jurang-jurang dengan kemiringan berkisar 50 -60 derajat; tanahnya berbatu sepanjang 2 km dari dada, leher sampai puncak gunung. Medannya amat curam, berbatu, licin dan kemiringannya berkisar 60 -80 derajat sepanjang 1,5 km. sampai di puncak, batu-batu padas nampak di sana-sini. Di puncak terdapat lembah, barangkali semacam kawah yang sudah tidak aktif lagi. Luasnya sekitar 4 ha. Tempat ini biasanya dimanfaatkan untuk base camp. Tempat yang nyaman untuk menikmati keindahan pada malam hari.
Dari kaki sampai lereng bawah Gunung Penanggungan berupa hutan lindung dengan jenis tanaman rimba seperti jempurit, kluwak, ingas, kemiri, dawung, bendo, wilingo dan jabon. Di bawah tegakan pohon-pohon raksasa ini, tumbuh tanaman empon-empon seperti kunir, laos, jahe dan bunga-bunga kecil. Lebatnya pepohonan menyebabkan udara di sini terasa lembab, sinar matahari tidak sepenuhnya menembus tanah. Sampai di lereng atas ditumbuhi cali-andra, yang bercam-pur dengan jenis Resap, Pundung dan Sono.Caliandra merah tampak men-dominasi, tumbuh lebat hampir menu-tup permukaan tanah, walaupun pertumbuhannya kerdil di tengah hamparan rumput gebutan. Demikian juga keadaan di puncak; hanya akar rumput gebutan yang mampu tumbuh menerobos kerasnya batuan padas Gunung Penanggungan.
Pada malam hari, udara di puncak berkisar sekitar 10 - 15 derajat sedangkan pada siang hari berkisar sekitar 15 - 25 derajat. Mengingat suhu seperti ini, maka untuk lebih amannya dari gangguan udara dingin, tiupan angin yang kencang dan hujan, para pendaki disarankan berlindung di dalam Gua Botol yang mampu menampung sekitar 15 orang. Gua ini baru saja diketemukan. Letaknya sekitar 500 m dari puncak Gunung Penanggungan menurun ke arah Barat. Pintu gua ada 2 buah. Satu lubang dari atas dapat tembus sinar matahari. Ruangan gua berbentuk L. Pintu menghadap ke Utara dan Selatan. Rongga gua lebih kurang 2 m.
Penanggungan, Miniatur Mahameru
Untuk mencapai puncak Gunung Penanggungan terdapat 4 (empat) arah pendakian yaitu via Trawas, Jolotundo, Ngoro dan via Pandaan. Bagi pendaki yang memilih start dari Desa Jolotundo dan Ngoro, di sepanjang jalan akan melewati candi-candi peninggalan purbakala. Yang memilih start dari Desa Trawas dan Pandaan hampir tidak menjumpai peninggalan purbakala.
1. Jalur Trawas
Untuk mencapai Trawas, dari Surabaya atau Dari Malang naik bis menuju Pandaan, naik lagi Minibus menuju ke Trawas. Selama perjalanan jalan yang dilalui sudah beraspal. Dari Desa Trawas,Mojokerto,kita menuju ke desa Rondokuning (6 km) dengan kendaraan roda 4 atau roda 2. Dari desa Rondokuning melewati jalan setapak hutan alam menuju \nke puncak Penanggungan dengan memakan waktu sekitar 3 jam. Sepanjang jalan, pendaki akan melihat pemandangan dari celah-celah lebatnya pohon kaliandra, puncak Gunung Bekel yang merupakan anak Gunung Penanggungan terlihat angker. Rumah-rumah penduduk, pabrik-pabrik, sawah-sawah terlihat di bawah.
2.Jalur Jolotundo
Untuk mencapai Jolotundo dari Trawas naik lagi minibus sekitar 9 Km. Desa Jolotundo merupakan salah satu desa yang berada dekat dengan puncak Gunung Penanggungan (6,5 Km). Pendakian lewat Jolotundo membutuhkan total waktu 3 jam. Perjalanan tidak melewati pedesaan, tetapi langsung menyusup ke dalam hutan alam. kemiringan medannya 40 derajat, melewati jalan
Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup Seloliman
setapak. Di kanan-kiri terdapat pohon-pohon besar. Hati-hati, di sekitar sini banyak jalan setapak yang menyesatkan.
Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup Seloliman
PPLH Seloliman Bila waktu memungkinkan, sempatkanlah mengunjungi PPLH Seloliman - Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup Seloliman - yang terletak di Desa Seloliman Trawas. PPLH Seloliman, adalah Lemabaga Swadaya Masyarakat (NGO) yang bergerak pada penyadaraan masyarakat terhadap pentingnya wawasan lingkungan hidup melalui berbagai macam metode pendidikan. PPLH Seloliman juga menyediakan paket program ekowisata, salah satunya adalah pendakian gunung penanggungan, di pusat kampusnya juga terdapat cottage/bungalow yang disediakan untuk pengunjung. Saya sarankan anda membuat rencana kunjungan ke tempat ini sebagai salah satu paket wisata anda.
Setelah perjalanan memakan waktu 1 jam, hutan alam terlewati, berganti memasuki hutan caliandra yang amat lebat dengan jalan menanjak. Berjalan sekitar 30 menit pendaki melewati Batu talang, sebuah batu yang panjangnya 7 km tanpa putus, bersumber dari leher Gunung Penanggungan yang memanjnag seperti talang air menerobos hutan sampai ke Desa Jolotundo dan Desa Balekambang.
Dari Batu talang, terus menyusup hutan caliandra. Sekitar 300 m, sampailah di Candi Putri, sebuah candi peninggalan Airlangga yang berukuran 7x7x4 m dalam keadaan tidak utuh. Candi Putri ini dikelilingi oleh hutan caliandra yang sangat lebat. Dari Candi Putri, sekitar 200 m sampai di Candi Pure, yaitu sebuah candi yang berukuran 7x6x2 m terbuat dari batu andesit.
Dari Candi Pure, sekitar 150 m sampai di Candi Gentong. Disini terdapat meja. Candi gentong dan meja sebenarnya bukan candi, tetapi menurut masyarakat setempat dinamakan candi. Candi Gentong merupakan peninggalan kuno yang terbuat dari batu kali. Posisinya bersebelahan. Gentong terletak di sebelah Utara, meja terletak di sebelah selatan tetapi dalam 1 lokasi. Gentong berdiameter 40 cm bagian mulut dan 90 cm bagian perut, tebal 15 cm. Setengan badannya terpendam di dalam tanah. Sedangkan meja panjang 175 cm, lebar 100 cm dan tinggi 125 cm.
Setelah melewati Candi Gentong, perjalanan dilanjutkan menyusur ke atas. Lebih kurang berjalan 50 m sampai di Candi Shinto. Keadaan candi sangat memprihatinkan, panjang 6 m, lebar 6 m, tinggi 3 m, terletak di hutan wilayah RPH Seloliman. Setelah melewati hutan kurang lebih 300 m akan ditemui candi lagi, yaitu Candi Carik dan sekitar 300m Candi Lurah. Dan sampailah di puncak.
3.Jalur Ngoro
Untuk mencapai Ngoro bisa dari arah Pandaan atau dari Arah Mojokerto. Dari arah Pandaan naik minibus jurusan Ngoro sedangan dari arah Mojokerto naik minibus menju arah Ngoro. Desa Ngoro lebih mudah dicapai lewat Mojokerto karena terletak di tikungan jalan jurusan antara Japanan, Mojosari, Kabupaten Mojokerto; persisnya di kaki Gunung Penanggungan sebelah Utara. Dari desa Ngoro kita menuju ke desa Jedong (6Km) dengan kendaraan angkutan pedesaan lalu perjalanan di teruskan menuju dusun Genting sekitar 3 Km. Dari dusun Genting, pendaki naik ke atas memasuki hutan lindung, melewati jalan setapak menyusur ke atas, kemudian menurun dan melewati Candi wayang dan sekitar 2 km menuju puncak dengan medan yang sangat mi\nring antara 70 - 80 derajat. Jalur lewat desa Ngoro ini lebih sulit dibandingkan dengan jalur desa Jolotundo.
4.Jalur Pandaan
Untuk mencapai Pandaan sangat mudah karena terletak di Jalan yang di lintasi Bis Malang - Surabaya.
Pemanduan dan Perijinan
Untuk melakukan pendakian ke Gunung Penanggungan terlebih dahulu minta ijin di KPH Pasuruan. Untuk mencari pemanduan ke Gunung Penanggungan bisa di cari di PPLH Seloliman dan di sini tersedia penginapan. Sebaiknya sebelum melakukan pendakian perbekalan harus di sediakan secara baik serta Peta dan kompas harus di bawa karena lereng gunung yang curam serta banyaknya jalan bercabang menyebabkan mudahnya kita tersesat
A Blog about Travelling
Sebagai wahana wisata air terbesar di Mojokerto, Waterland merupakan kebanggaan warga Mojokerto, Ruang parkir untuk mobil dan motor lumayan sangat luas sehingga membuat para pengunjung merasa nyaman dan aman. Banyak fasilitas wahana permainan air yang akan anda jumpai. Sejak berdiri Oktober 2008 silam, Waterland sangat diminati warga mojokerto dan sekitarnya seperti Krian Sidoarjo, surabaya, gresik, lamongan, jombang, kediri, nganjuk, bahkan jika musim liburan tak jarang pengunjung dari luar pulau Jawa juga pernah ke tempat ini. Suasana yang nyaman dan segarnya air membuat anda akan betah untuk berlama-lama disini, dan rencana akan dibangun KOLAM RENANG DENGAN KAPASITAS 2000 ORANG DI FASILITASI SLIDE TINGGI 11 METER PANJANG 84 METER
Lokasi Waterland berada di pinggir jalan dan mudah diakses dari manapun, tepatnya di Jl.Bypass KM54 Sooko Mojokerto.Fasilitas yang ada di tempat wisata ini yaitu

  • Area Parkir yang luas
  • Restauran
  • Permainan Mandi Bola
  • Motor ATV
  • Bouncy Castle
  • Sepeda POO
  • Flying Fox
  • Waterfall
  • HALL ( Gedung serba guna dengan kapasitas 400 org )
  • Kolam Renang Kecek-kecek     ( dengan kedalaman 50cm )
  • Kolam Renang Racer Slide        ( dengan kedalaman 100cm )
  • Kolam Renang Dewasa              ( dengan kedalama 130cm )
  • Slide ( seluncuran ) dengan ketinggian mulai 1m sampai dengan 10 meter 
  • Bola air
  • Bebek Air
  • Kuda Laut Air
  • Kamar ganti / Shower
  • Mushola
  • dan lain- lain yang akan diperbaharui setiap tahunnya
 untuk paket harga liburan dan lain-lain anda bisa kunjungi http://waterlandmojokerto.blogspot.com
A Blog about Travelling

Pacet Mini Park merupakan wahana tempat bermain mulai dari anak-anak sampai dewasa dapat kita jumpai saat kita berada di wisata ini, Tempat ini berada di jalur utama dari Surabaya-Krian-Mojosari-Pacet lokasi tepat berada di sebelah kanan menuju ke kawasan Pemandian air panas Padusan, jarak tempuh dari surabaya hanya sekitar 2 jam perjalanan. Wisata Pacet Mini Park adalah salah satu tempat wisata di Pacet Mojokerto yang paling banyak di minati, karena menawarkan tempat yang jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota dengan udara yang sejuk, bersih dan tentunya menyenangkan.
Beberapa pelayanan yang ada di Pacet Mini Park atau lebih dikenal dengan sebutan PMP ini antara lain : Restaurant dengan model lesehan, Kegiatan Outbound, Gedung Serba Guna & Penginapan.
Restaurant dengan model lesehan yang terletak di atas kolam ikan sehingga menghadirkan suasana yang berbeda dan lebih santai. Menu andalan  ayam kampung dan ikan gurami yang diolah dengan cita rasa khas Indonesia sehingga terasa pas di lidah.
ada kegiatan outbound pacet mini park yaitu kegiatan di luar ruangan yang menyenangkan sekaligus juga dapat menjadi sarana belajar yang dilengkapi dengan permainan-permainan yang menantang, menarik untuk dicoba akan menjadi pengalaman baru dan tak terlupakan, wahana kegiatan outbound meliputi Play Ground, ATV, Flying Fox, Cross Country, Soft Game/Hard Game, Swimming Pool, Bumper Boat, Bumper Car, Camping Ground.
Pacet Mini Park juga menyediakan gedung tersendiri yang dapat menjadi tempat untuk rapat kerja, pernikahan, gathering maupun aktivitas lain yang membutuhkan ruangan yang nyaman dengan kelengkapan sound system, dekorasi, multimedia.
Jika Anda yang dari luar kota maupun luar pulau ingin berlibur ke tempat wisata pacet mini park Anda tak usah khawatir untuk penginapannya, karena disini ada penginapan berkapasitas sampai dengan 400 orang yang terdiri dari asrama untuk kapasitas lebih banyak dan kamar untuk kapasitas lebih sedikit.
 sumber:http://wisatapacetminipark.blogspot.com
A Blog about Travelling

Pacet merupakan obyek wisata alam yang sangat terkenal di Mojokerto tempat ini merupakan dataran tinggi yang memang udaranya sejuk dan cenderung dingin di malam hari, dari terminal Mojokerto hanya sekitar setengah jam perjalanan, atau sekitar 20 km. Obyek wisata alam di pacet ini sebenarnya banyak sekali, seperti air terjun, pemandian air panas sampai tempat outbond, kawasan ini sangat cocok bagi mereka yang suka berpetualang ataupun bagi mereka yang ingin melepaskan penat atau refreshing sambil berendam di air panas pacet yang memang berkhasiat, karena mengandung belerang yang bisa menyembuhkan beberapa penyakit salah satunya gatal-gatal.

 Di areal sekitar parkir masuknyapun banyak berderet-deret warung makan yang memang disediakan untuk pengunjung, sambil ngobrol dan lesehan menikmati udara sejuk. Oh ya sobat travelling.. ada yang khas dari Pacet ini yaitu badek, semacam minuman dari perasan tape ketan hitam. sembari jalan-jalan, bisa kok berbelanja hasil kebun warga sekitar berupa sayur-mayur dan buah-buahan segar, kalau sekitar tahun 90an, buah yang terkenal di Pacet adalah Jambu Bangkok, tapi sayang..sekarang sudah tidak pernah dijumpai penjual Jambu Bangkok, padahal itu bisa jadi ciri khas lho kalo sepulang dari tempat wisata ini, biasanya ramai pas waktu liburan, banyak wisatawan manca amupun domestik untuk singgah melihat pemandangan alam, bagaimana sobat travelling? tertarik untuk berkunjung?


A Blog about Travelling

Sobat travelling kali ini saya akan coba share tempat yang indah dan tak kalah dengan tempat lain, yaitu jalan raya kemlagi dekat dengan kawasan perhutani di Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto. Jalan ini terasa sangat mulus dengan aspal yang terlihat masih licin dan rapi, tak ada lobang ataupun gundukan yang mengganggu, kalo dipikir-pikir kok seperti jalan diluar negri ya..?? bagus dan mulus.. di kanan dan kiri jalan terlihat pepohonan hutan milik perhutani dan di tunjang dengan hawa yang lumayan sejuk. Tanpa sadar saya tiba-tiba berhenti untuk sekedar berfoto-foto mengambil gambar, memang sangat bagus. Coba kalau di daerah ini dibuat semacam tempat peristirahatan saya yakin banyak yang berminat, ya.. semacam Rest Cafe.. tapi sayang memang belum ada. Sekitar jalan ini kayaknya juga cocok bagi mereka yang ingin foto pre-wedding, benar-benar bagus dan alami, saya yakin banyak yang akan mengira berfoto seperti di luar negeri, apabila sobat travelling ingin mencoba membuktikannya, silahkan lewat jalan raya hutan Kemlagi arah menuju Lamongan atau ke tempat wisata WBL